Anda memasuki Zona Integritas - Wilayah Bebas Korupsi

KEJAKSAAN NEGERI KOTA TANGERANG TETAPKAN TERSANGKA TINDAK PIDANA KORUPSI DI RS MILIK KEMENKES RI

0

Hari ini kamis tanggal 21 Januari 2021 di halaman kantor kejari kota tangerang dan dihadapan rekan2 media telah dsampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang I Dewa Gede Wirajana, SH. MH. dengan didampingi Kasi pidsus dan kasi intelijen serta Tim PenyidiK Kejari Kota yg menyampaikan hasil perkembangan Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadaan Jasa Kebersihan di RS. Sitanala TA. 2018 yg mana berdasarkan hasil ekspose kemarin, hari ini telah ditetapkan 2 tsk yaitu an.
1. Sdr. NA (Anggota Pokja ULP RS. SITANALA)
2. Sdr. YY (Penyedia/Dirut PT. PBA).

Dalam hasil penyidikan telah ditemukan 2 alat bukti dan beberapa dokumen2 yg sah yg berhasil diamankan penyidik Kejari Kota Tangerang sehingga kami dapat menetapkan tsk sbg pihak2 yg akan mempertanggungjawabkan perbuatan pidananya.

Perkara ini berawal dari hasil operasi intelijen yg menemukan fakta2 di lapangan bahwa para pekerja jasa kebersihan di RS tsb tdk ada namanya di dlm dokumen kontrak pekerjaan pengadaan jasa kebersihan di RS. Sitanala TA. 2018, sehingga temuan tsb dlm waktu 1 bln dikembangkan dan ditingkatkan ke penyidikan.
Dlm proses penyidikan sendiri sdh dilakukan pemeriksaan saksi krg lebih sebanyak 25 org yaitu dr pihak RS. Sitanala, penyedia jasa selaku pelaksana pekerjaan dan saksi2 dr kementrian kesehatan RI.

Modus operandi telah kita ketahui dan saat ini kami sdh menemukan indikasi adanya kerugian negara, namun kerugian negara yg ada masih kami perdalam lagi.

Nilai kontrak pekerjaan jasa kebersihan ini sendiri skitar 3,8 M.

Selain 2 tsk yg telah ditetapkan hari ini, kami masih melakukan penyidikan dan akan mengembangkan keterlibatan pihak2 lain yg berpotensi akan menambah tsk baru…. mohon doanya kpd masyarakat dan tmn2 media.
smoga apa yg kami lakukan tdk mencederai hati masyarakat khususnya kota tangerang dan kami minta dukungan agar penyidikan ini cepat selesai dan sgers kita limpahkan k persidangan.

Pasal sangkaan yg kami kenakan adalah primair pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 UU Tipikor Jo. Pasal 55 ayat (1) KUHP dan subsidair pasal 3 Jo. Pasal 18 UU Tipikor Jo. Pasal 55 ayat (1) KUHP

Share.

Leave A Reply