Tangerang, Selasa 17 April 2018. BPJS Kesehatan bersama Kejaksaan Negeri Kota Tangerang melakukan pemanggilan dan edukasi terkait kepatuhan pada badan usaha diwilayah kota Tangerang, pemanggilan dan edukasi ini bertujuan agar badan usaha mengetahui bahwa terdapat sanksi administrasi maupun sanksi pidana ketika suatu badan usaha tidak mendaftarkan seluruh karyawannya kepada BPJS Kesehatan.

Kejaksaan Negeri Kota Tangerang yang dihadiri oleh Kajari Edyward Kaban, SH.MH. dan Kepala Seksi Datun Marolop Pandiangan, SH.MH. yang menjadi narasumber acara tersebut menjelaskan peran Kejaksaan dalam penegakkan hukum dalam sistem jaminan sosial kesehatan dan mengajak seluruh badan usaha untuk dapat kooperatif dan mendaftarkan seluruh karyawannya beserta melaporkan gaji realnya kepada BPJS KEsehatan karena terdapat sanksi adminsitratif maupun pidana sebagaimana diamanatkan UU NO. 40 Tahun 2004 tahun 2011 tentang BPJS dan PP No. 86 tahun 2013 tentang tata cara pengenaan sanksi administratif. Sebagai wujud dari komitmen tersebut maka ditandatanganilah komitmen oleh perwakilan badan usaha yang hadir pada saat itu sekitar 40 orang perwakilan badan usaha se wilayah kota Tangerang yang berkomitmen bahwa akan mendaftarkan seluruh karyawannya ke BPJS Kesehatan.

Sumber: Tangerang Ekspres

Related Articles