Rabu 16/10/19 Aka Kurniawan sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasipidum) bersama Fajar Gurindro sebagai Kasubag Bin dan Erlangga Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyetorkan uang hasil denda (Subsider).

Sebelumnya uang tersebut sudah dibawa dalam tas ransel oleh Ali pihak keluarga terdakwa dari Iran dan didampingi oleh pihak perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Iran yang di Indonesia. 

Perkara atas nama Shahram Taheri Mohammad (37) WNA Iran yang melanggar pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 Undang Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Setelah perkara tersebut mempunya hukum tetap (inkrah) denda subsidernya dibayarkan ke Kas Negara melalui salah satu Bank milik Negara dibilangan Jl. A. Yani Kota Tangerang.

Sebelumnya terdakwa Shahram Taheri Mohammad (37) pada 12 Agustus 2010 yang lalu telah di Vonis 17 tahun denda subsider 1000.000.000 (satu milyard rupiah) yang apa bila denda tersebut tidak dibayar oleh terdakwa, maka diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun.

Kata Kasipidum kepada Wartawan diruang kerjanya, denda subsider itu sebelumnya sudah dibacakan saat penuntutan yang pada saat itu dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ina Mammu, SH dari Kejari Kota Tangerang.
Denda tersebut sudah kita susun didalam tuntutan ujar Kurniawan.

Lanjut Kurniawan, ketika Majelis Hakim yang menangani perkara yang diajukan JPU selama persidangan, pemeriksaan terhadap terdakwa dan para saksi saksi, akhirnya Ketua Majelis Hakim H. Ismail, SH memutuskan, mem Vonis terdakwa selama 17 tahun penjara, disertai denda subsider 1 milyard yang sebelumnya diajukan JPU.

Atas Vonis 17 tahun yang dijatuhkan Hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ina Mammu mengajukan Banding ketingkat Pengadilan Tinggi Banten.

Putusan Pengadilan Tinggi Banten tertanggal 15 November 2010 mem Vonis terdakwa selama 13 tahun dan denda Subsider 1 milyar rupiah kata Kurniawan.

Namun setelah Vonis ditinggkat banding, pihak Jaksa Penuntut Umum terus mengadakan perlawanan hukum dengan mengajukan Kasasi ketingkat Mahkamah Agung (MA).

Hasil putusan terakhir tertanggal 09 Desember 2010 Jaksa Penuntut Umum membacakan Putusan Mahkamah Agung dikepaniteraan Pengadilan Negeri Tangerang, sesuai hasil Putusan MA No. 81/Kasasi/Akta.Pid/2010/PN.TNG.


Mengadili Terdakwa Shahram Taheri Mohammad (37) selama 13 tahun penjara, denda 1 milyar telah terbukti memiliki 75 butir kapsul berisi kristal bening yang mengandung Metamfetamina berat bruto 549 gram dan terbukti melanggar pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 Undang - Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, tutup Kurniawan. (Jes)